Rabu, 17 April 2013

Ilmuwan Barat Menemukan Terompet Malaikat Israfil

Sekitar tahun  2005, sekelompok ilmuwan yang dipimpin Prof. Frank Steiner dari Universitas Ulm, Jerman, melakukan observasi terhadap alam semesta dengan peralatan canggih milik NASA bernama "Wilkinson Microwave Anisotropy Prob" (WMAP). Ia berkesimpulan bahwa alam semesta ini ternyata berbentuk seperti terompet. Bagian ujung belakang wilayah "terompet" alam semesta tidak bisa diamati (unobservable), sedang bagian depan, merupakan alam semesta yang masih mungkin untuk diamati unobservable(observable).

Tidak ada komentar: